RGOBET
 Domino168 Bandar Domino, Poker Online, Domino QQ, Domino Online, Sakong Online  ABGQQ Bandar Q, Poker, Domino, dan Sakong Online Terpercaya

Friday, June 3, 2016

Profil Squad Timnas Albania Grup A


  • Asosiasi : Federata Shqiptare e Futbollit (FSHF)
  • Julukan Tim : Kuq e Zinjt (The Red and Blacks), Shqiponjat (The Eagles)
  • Tahun Berdiri : 1946
  • Pelatih : Gianni De Biasi
  • Kapten Tim : Lorik Cana
Jejak di Piala Eropa
Albania pernah memenangi turnamen Balkan Cup 1946 dan Malta Rothmans International 2000, tapi belum pernah berpartisipasi di turnamen besar pada level Eropa dan dunia, sebelum lolos ke putaran final Piala Eropa 2016 di Prancis. Piala Eropa edisi ke-15 ini menjadi debut penampilan Sang Elang -julukan Albania di turnamen besar.

Albania lolos ke Prancis setelah bertengger di peringkat 2 klasemen kualifikasi Grup I dengan 14 poin, terpisah 7 angka dari pemuncak klasemen Portugal. Albania mengungguli Denmark yang mengemas 12 poin, Serbia (4), dan Armenia (2). Dalam perjalanannya di fase grup, Albania juga diuntungkan dengan insiden drone saat melawat ke kandang Serbia. Serbuan fans Serbia ke pemain Albania di lapangan, membuat UEFA memberi kemenangan 3-0 dan tiga poin untuk Albania.

Sosok Pemain Kunci: Lorik CanaTak banyak pesepak bola Albania yang merumput di liga elite Eropa, bahkan mungkin jumlahnya dapat dihitung dengan jari. Pemain yang relatif dikenal adalah Lorik Cana yang pernah membela sejumlah klub elite seperti Paris Saint-Germain (20022005), Olympique Marseille(20052009), Sunderland (20092010),Galatasaray (20102011), Lazio (20112015), dan kini merumput di  Nantes.

Gelandang kelahiran Pristina, Kosovo, 27 Juli 1983, itu meraih sejumlah trofi bersama klub, seerti Ligue 1 dan Coupe de France berama PSG, serta trofi Coppa Italia bersama Lazio. Pengalaman dan kapabilitasnya membuat pemegang rekor caps (penampilan) terbanyak timnas Albania dengan 89 laga itu dipercaya menyandang ban kapten Sang Elang.

Profil Pelatih: Giovanni De Biasi
Nama Giovanni De Biasi tidak sementereng Vicente del Bosque atau Joachim Loew, tapi soal kapasitasnya menangani timnas Albania, pelatih kelahiran Sarmede, Treviso, Italia, 16 Juni 1956, itu punya prestasi cemerlang. Di tangan De Biasi, Albania lolos pertama kali ke turnamen mayor Piala Eropa 2016. De Biasi menangani Albania sejak 14 Desember 2011, menggantikan Josip Kuze.

Hebatnya, De Biasi memulai kualifikasi Grup I Piala Eropa 2016  dengan kemenangan bersejarah 1-0 atas tim samba Eropa, Portugal, di markas Cristiano Ronaldo dkk. Hasil itu membuat pelatih Portugal saat itu, Paulo Bento, mengundurkan diri. Saat melawan Armenia pada matchday 4 di grup yang sama, De Biasi juga membuat pelatih Armenia saat itu, Bernard Challandes, mengundurkan diri setelah timnya dikalahkan pasukan De Biasi 1-2 setelah sempat memimpin.

Di level klub, karier kepelatihan De Biasi dimulai bersama tim muda klub Serie D Italia Bassano pada 19901991 hingga Udinese (20092010). Pencapaian maksimal De Biasi adalah membawa klub Modena dua kali beruntun promosi. Klub yang ditangani sejak tahun 2000 di kompetisi Serie C itu promosi ke Serie B, dan setahun kemudian mengembalikan modena ke Serie A pertama kali sejak 38 tahun.

Peluang di Piala Eropa 2016
Albania menjadi kuda hitam di Grup A yang dihuni tuan rumah Prancis, Swiss, dan Rumania. Meski skuat Albania tidak ada pemain bintang di kompetisi Eropa, namun kolektivitas tim yang dibangun Pelatih Giovanni De Biasi bisa diandalkan bersaing untuk lolos dari fase Grup A.

Pada kualifikasi Piala Eropa 2016, enam dari 10 gol yang dikemas Albania dicetak oleh enam pemain berbeda dari posisi bek, gelandang, hingga penyerang, menandakan pemain Albania di semua posisi bisa mencetak gol.