RGOBET
 Domino168 Bandar Domino, Poker Online, Domino QQ, Domino Online, Sakong Online  ABGQQ Bandar Q, Poker, Domino, dan Sakong Online Terpercaya

Friday, June 3, 2016

Profil Squad Timnas Italy Grup E


  • Asosiasi : Federazione Italiana Giuoco Calcio (FIGC)
  • Julukan Tim : Gli Azzuri
  • Tahun Berdiri : 1898
  • Pelatih : Antonio Conte
  • Kapten Tim : Gianluigi Buffon
Jejak di Piala Eropa
Italia menjadi salah satu tim yang meloloskan diri ke putaran final Piala Eropa 2016 tanpa pernah merasakan kekalahan di kualifikasi. Bahkan ketika pertandingan masih menyisakan satu laga, Gli Azzurri sudah memastikan menginjakan kakinya di Prancis.

Dari 10 pertandingan yang dilakoni Italia, tujuh kemenangan berhasil diperoleh dan tiga hasil imbang.

Soal produktivitas, anak asuh Antonio Conte terbilang subur. Sepanjang kualifikasi, Italia sukses menceploskan 16 gol dan hanya kemasukan tujuh gol.

Tak heran jika di perhelatan empat tahunan yang mengambil lokasi di salah satu negeri mode ini, Italia masuk jadi satu tim favorit. Label pernah merasakan jadi juara dunia pun menjadi perhatian tim pesaing di Grup E. Bersaing dengan Swedia, Belgia dan Republik Irlandia, diramalkan Italia tak mengalami untuk lolos ke fase selanjutnya.

Pemain Bintang
Menyebut Timnas Italia rasanya belum pas jika tak menyertakan nama Gianluigi Buffon. Kiper veteran yang akan menjadikan aksinya di Prancis sebagai laga perpisahan sejauh ini belum tergantikan.

Pria yang kini sudah menginjak 38 tahun itu sangat diperlukan untuk menjaga kesucian gawang Italia. Refleknya masih bisa diandalkan dan terpenting adalah soal mental. Di antara penggawa Timnas Italia, hanya Buffon lah yang mencapai caps terbanyak.

Sejak bergabung pada 1997 hingga sekarang, kiper Juventus itu sudah 138 kali membela negara. Pastinya ajang terakhir membela negara tak akan disia-siakan Buffon untuk mencetak prestasi setinggi langit. Ia ingin memberikan kenangan terindah di penguhujung kariernya.

Profil Pelatih
Sejak menjadi pemain, Antonio Conte dikenal sebagai gelandang agresif. Tak kenal lelah dan kuat dalam bertarung menjadi ciri Conte.

Filosofi dan gaya bermainm Conte coba ditularkan ke anak asuhnya di timnas. Sebelumnya, beberapa klub pun pernah merasakan bagaimana polesan Conte dari mulai Bari, Siena dan terakhir Juventus.

Pria yang usai Piala Eropa 2016 ini akan menukangi Chelsea itu, mendapatkan kesempatan mengarsiteki Italia menyusul kesuksesannya membawa Juventus meraih scudetto.

Putaran final di Prancis juga akan menjadi penampilan Conte bersama timnas terakhir. Karenanya, ia pun ingin memberikan kado perpisahan buat pendukung setia Italia.

Prospek Italia
Jika menyimak perjalanan di kualifikasi, rasanya tak berlebihan Italia bakal lolos sampai putaran kedua. Tapi hal tersebut tidak sepenuhnya jadi jaminan mereka bisa tampil luar biasa di Prancis.

Hasil buruk juga pernah mereka alami ketika tampil di Piala Eropa 2004 Portugal. Hadir sebagai tim unggulan Italia justru tersisih di penyisihan grup. Mereka kalah bersaing dengan Swedia dan Denmark.

Skuat Timnas Italia
Kiper : Gianluigi Buffon (Juventus), Federico Marchetti (Lazio), Antonio Mirante (Bologna), Marco Sportiello (Atalanta)
Bek : Francesco Acerbi (Sassuolo), Davide Astori (Fiorentina), Leonardo Bonucci (Juventus), Armando Izzo (Genoa), Angelo Ogbonna (West Ham), Lorenzo Tonelli (Empoli)
Gelandang : Marco Benassi (Torino), Federico Bernardeschi (Fiorentina), Antonio Candreva (Lazio), Danilo Cataldi (Lazio), Daniele De Rossi (Roma), Lorenzo De Silvestri (Sampdoria), Stephan El Shaarawy (Roma), Alessandro Florenzi (Roma), Emanuele Giaccherini (Bologna), Jorge Luiz Jorginho (Napoli), Marco Parolo (Lazio), Roberto Soriano (Sampdoria), Davide Zappacosta (Torino)
Penyerang : Fabio Borini (Sunderland), Eder (Inter Milan), Ciro Immobile (Torino), Lorenzo Insigne (Napoli), Leonardo Pavoletti (Genoa), Graziano Pelle (Southampton)